Berita Aktual Indonesia

Membahas berita ekonomi, bisnis dan usaha mikro

Paket Kebijakan Ekonomi IX Akan Berisi Aturan Baru Tentang DNI

Setelah merilis delapan paket kebijakan ekonomi pada tahun lalu, pemerintah akan kembali mengeluarkan paket kesembilan pada pekan depan. Salah satu isi paket anyar tersebut kemungkinan bakal memuat aturan baru mengenai Daftar Negatif Investasi (DNI).

Paket Kebijakan Ekonomi IX Akan Berisi Aturan Baru Tentang DNI

“Paket kebijakan ke-9 akan diumumkan pekan depan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara temu wartawan di kediamannya, Jakarta, Kamis malam (7/1). Dalam paket itu, pemerintah akan membuka kesempatan lebih besar kepada investor asing untuk berinvestasi di beberapa sektor usaha melalui aturan baru tentang DNI.

Namun, Darmin tidak menjelaskan lebih detail perihal sektor usaha apa saja yang akan lebih terbuka bagi masuknya modal asing. Ia hanya mencontohkan, perdagangan secara online atau e-commerce sebagai salah satu bidang usaha yang bakal diatur dalam DNI. Selain itu, masih ada beberapa sektor usaha lainnya yang membutuhkan suntikan modal lebih besar agar bisa semakin berkembang.

Di sisi lain, Darmin mengakui, pemerintah tidak mudah memutuskan aturan baru DNI untuk membuka pintu lebih lebar bagi masuknya modal asing. Pasalnya, di internal pemerintah pun, masih ada perdebatan terkait membuka atau menutup suatu bidang usaha bagi investor asing. “sekali kita buka tentu akan seterusnya seperti itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memang tengah berkoordinasi dengan kementerian teknis untuk merevisi DNI yang kini disebut Panduan Investasi. Ini untuk merevisi Peraturan Presiden (Perpres) 39 Tahun 2014 tentang daftar bidang usaha yang dinyatakan tertutup dan terbuka dengan persyaratan.

Selengkapnya: Paket Ekonomi IX
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Paket Kebijakan Ekonomi IX Akan Berisi Aturan Baru Tentang DNI"